Memahami Maksud Tadharru'
Tadharru' mengandungi makna tadzallul (kerendahan dan kehinaan diri) dan istiqamah (ketundukan diri). (Jami’-ul bayan ‘an ta’wil al-Qur’an, Abu Ja’far Muhammad bin Jarir ath-Thabari). Pada suatu malam di dataran Ka’bah, Thawus bin Kisan ra mendapati Ali bin Husein - yang lebih dikenal dengan Ali Zainul Abidin ra- sedang bermunajat kepada Allah SWT. Dengan penuh pengharapan (tadharru’), terdengar ia merendahkan dan menghinakan dirinya diiringi dengan deraian air mata bermohon agar Allah SWT memberikan keampunan kepadanya. Setelah Ali bin Husein menyelesaikan munajatnya, Thawus menghampiri. Ia berkata, "Wahai cucu Rasulullah SAW, mengapa engkau menangis seperti ini, sementara engkau memiliki tiga keistimewaan yang tak dipunyai orang lain. Pertama, engkau adalah cucu Rasulullah SAW. Kedua, engkau akan mendapat syafaat dari Rasulullah SAW. Dan ketiga, keluasan rahmat-Nya untukmu." Mendengar pernyataan Thawus itu, Ali bin Husein menjelaskan semuanya buka...