Social Icons

Sunday, 4 January 2015

Mekah Yang Dirindui, Mekah Yang Disayangi

Berangkat Haji atau Umrah belum lengkap rasanya bila kita belum mengenal kota Mekah, sebab kota Mekah memiliki banyak cerita yang unik dan menarik yang berkaitan langsung dengan sejarah perjuangan dakwah Nabi Muhammad SAW. Sayang rasanya bila melewatkan kesempatan yang berharga ketika di kota Mekah tapi belum mengenal sejarah kota Mekah, kota seribu kisah Nabi Muhammad.

Sahabat, Kota Mekah terletak di bahagian Barat Saudi Arabia di tanah Hijaz. Gunung-gunung bertebaran mengelilingi Kota Mekah, terutama di sekitar Kaabah. Di sebelah Timur Masjidil Haram terdapat dataran rendah, yaitu di sekitar perkampungan Ma’la, di dalamnya terdapat tempat-tempat bersejaran, antara lain Jannatul Ma’la, masjid Jin, Dua masjid Syajarah, Maulidul Rasul (rumah tempat Nabi Muhammad dilahirkan), masjid Kucing, dan lain-lain. Para jamaah haji dan umrah tentu akan melalui tempat-tempat ini ketika melakukan ziaran atau city tour kota Mekah.

Tentu kita semua sudah sangat hafal dan tahu bahwa Nabi Muhammad SAW dilahirkan di kota Mekkah, pada hari Isnin, tanggal 12 Rabiul Awal, tahun Gajah, bertepatan dengan tanggal 20 April 571 Masehi. Dilahirkan dalam keadaan yatim, kerana ayahnya, Abdullah bin Abdul Muthalib telah meninggal dunia 7 bulan sebelum Nabi Muhammad dilahirkan. Ibunya bernama Aminah binti Wahab berasal dari kota Madinah. 

Tetapi, tahukah kita di kampung apa Nabi Muhammad dilahirkan? Nabi Muhammad SAW adalah penduduk Ma’la sebab Baginda lahir dan menetap di kawasan Ma’la sampai datangnya perintah Allah SWT untuk berhijrah ke Madinah. Bahkan, ketika di tahun ke 8 H, dimana terjadinya pembebasan kota Mekah atau yang lebih masyhur disebut peristiwa Futuh Mekah, Nabi Muhammad disertai seluruh sahabat dan pengikut-pengikutnya masuk ke kota Mekah melalui perkampungan Ma,la.

Kota Mekah memiliki tiga pintu masuk utama, yaitu; Pintu Hujun, bukit dimana terdapat perkuburan para Sahabat Baginda dan Syuhada Mekah dalam perkuburan itu Siti Khadijah isteri Nabi Muhammad dan Sayidina Abas bin Syaibah bin Hasyim, atau Abdul Muthalib; Pintu Misfalah; Pintu Syubaikah.

Mekah memiliki banyak keutamaan, diantaranya adalah:
Allah telah memilih sebagai tempat didirikannya Kaabah sebagai rumah Allah atau Baitullah.
Tempat nabi tinggal nabi Adam as, dan Siti Hawa.
Nabi Muhammad Rasulullah SAW dilahirkan di Mekah.
Wahyu pertama diturunkan di gua Hira’ di bukit Nur.
Tempat yang Allah haramkan terjadinya pertumpahan darah.
Allah melipatkangandakan pahala dan juga melipatgandakan dosa hamba-hambaNya.
Kota yang dijaga oleh para Malaikat, sehingga Dajjal pun tidak dapat masuk ke dalam kota Mekah.

Dalam Alquran Allah berfirman, diantaranya:

Surat Ali – Imran: 96
إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِّلْعَالَمِينَ

“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia ialah Baitullah di Bakkah (Mekkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.”

Quran Surat Ali – Imran: 97
وَمَن دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا
“Barang siapa memasukinya (Baitullah) maka amanlah dia.”

Quran Surat Al Baqoroh: 127
جَعَلَ اللَّهُ الْكَعْبَةَ الْبَيْتَ الْحَرَامَ قِيَامًا لِلنَّاسِ
“Allah telah menjadikan Ka’bah, rumah suci itu sebagai pusat (peribadatan dan urusan dunia) bagi manusia.”

Dalam hadits pun Rasulullah SAW bersabda,
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدِ بْنِ عَاصِمٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : إِنَّ إِبْرَاهِيمَ حَرَّمَ مَكَّةَ وَدَعَا لأَهْلِهَا، وَإِنِّي حَرَّمْتُ الْمَدِينَةَ كَمَا حَرَّمَ إِبْرَاهِيمُ مَكَّةَ، وَإِنِّي دَعَوْتُ فِي صَاعِهَا وَمُدِّهَا بِمِثْلَيْ مَا دَعَا بِهِ إِبْرَاهِيمُ لأَهْلِ مَكَّةَ. أخرجه مسلم
Dari Abdullah bin Zaid bin Ashim, bahawasanya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “Sesungguhnya Ibrahim telah mengharamkan kota Makkah dan mendoakan kebaikan penduduknya, sedangkan aku mengharamkan kota Madinah sebagaimana Ibrahim mengharamkan kota Makkah, dan aku mendoakan kebaikan pada timbangan/takarannya seperti doa kebaikan Ibrahim bagi penduduk Makkah.”
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : ( أَبْغَضُ النَّاسِ إِلَى اللَّهِ ثَلاَثَةٌ ؛ مُلْحِدٌ فِي الْحَرَمِ، وَمُبْتَغٍ فِي الإسْلامِ سُنَّةَ الْجَاهِلِيَّةِ،
 وَمُطَّلِبُ دَمِ امْرِئٍ بِغَيْرِ حَقٍّ لِيُهَرِيقَ دَمَهُ.
أخرجه البخاري
Dari Ibnu Abbas radhiyallahuanhuma, bahwasanya Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Manusia yang paling dibenci Allah ada tiga ; seorang yang melakukan kemaksiatan/dosa-dosa besar yang tinggal di Makkah, seorang yang menginginkan ajaran jahiliyah dalam agama Islam, dan seorang yang sangat berkeinginan membunuh (orang lain) tanpa dasar yang benar (dari agama) agar dapat menumpahkan darahnya.”

Mengenal kota Mekah dengan baik dan merindukannya berarti kita termasuk orang-oarang yang memuliakan kota Mekah dan kita termasuk orang-orang meninggikan syiar Allah. Sebab Allah sangat suka dengan orang-orang selalu merindukan datang ke kota Mekah.

Pepatah mengatakan bahawa “Tak kenal maka tak cinta!! …”

1 comments:

  1. kota mekah....kota yang penuh keajaiban...

    http://globalikhwan.or.id/kisah-nabi-muhammad-2-ditemukannya-kembali-zam-zam/

    ReplyDelete

 

Sample text

Sample Text

Sample Text